Langsung ke konten utama

Memaafkan atau Waktu yang akan Menyembuhkan Luka?

Itulah pertanyaanku ke narasumber ketika mengikuti Workshop Forgiveness Therapy yang diadakan oleh Dandiah Care, dengan foundernya adalah pasangan suami istri dari Ibu Diah Mahmudah, S.Psi., Psikolog dan Pak Dandi Birdy, S.Psi. Workshop Forgiveness Therapy ini dibawakan oleh 5 orang narasumber, yang tidak hanya menjelaskan konsep dan teori tentang ilmu memaafkan ini namun juga membersamai dengan praktek secara langsung, langkah-langkah kecil yang dilakukan untuk bisa sampai pada keputusan memaafkan. Apakah benar waktu akan menyembuhkan luka? Berapa lama waktu yang dibutuhkan idealnya untuk menyembuhkan suatu luka? Selama ini kalimat " Time will heal." itu seakan jawaban. Namun ternyata kalimat itu belum lengkap, "Time will heal or kill."  Memaafkanlah yang akan menyembuhkan luka. Tidak ada hubungannya dengan waktu. Dibutuhkan keputusan sadar untuk memaafkan.  " Forgiveness is a choice", dalam bukunya   Robert D. Enright mengatakan ada 4 tahapan...

Viva and Bravo ODOP, 'Till we meet again

Posting kali ini dipersembahkan kepada komunitas One Day One Post Batch 6 special teruntuk para penanggung jawab (PJ) kelas Pulau Natuna. Jujur baru kali ini ikut kelas online tentang menulis, gratis pula namun kualitas sharing ilmunya dapet banget.

Konsistensi para PJ juga aku salut banget, patut diacungin jempol semuanya. Kalau kita belum ngumpulin, ditagih terus. Lalu jika kita ada pertanyaan walau yang teramat simple khususnya bagi aku yang baru mengenal dunia tulis menulis dan baru kali ini membuat blog, dengan sabar dijawab dengan runtut.

Sistematika materi sharing dari para narasumber, blogwalking, bedah tulisan hingga 1 jam lebih dekat dengan para pengurus komunitas dan peserta juga bagus. Tak terasa waktu kebersamaan selama 2 bulan ini hampir habis. Yeay, semoga lulus. So bisa lanjut ke kelas penjurusan fiksi atau non fiksi.

Akhir kata selain ucapan terima kasih, hanya doa saja yang bisa kusampaikan semoga ketulusan para pije yang ikhlas dan tanpa pamrih ini menebar ilmu menulis serta mengajak dan membangun konsistensi dalam menulis merupakan amal jariyah untuk di akhirat nanti. Amin.

#ODOP #onedayonepost #57thpost #suratcintabuatpije

Komentar

  1. Pijenya berisik ya mbak, suka nagih-nagih, wkwkwk
    Semangat berproses di kelas lanjutan mbak ^^9

    BalasHapus
  2. Terima kasih mba. Senang sekali bisa bergabung di ODOP ini, nambah ilmu banget.

    BalasHapus

Posting Komentar