Itulah pertanyaanku ke narasumber ketika mengikuti Workshop Forgiveness Therapy yang diadakan oleh Dandiah Care, dengan foundernya adalah pasangan suami istri dari Ibu Diah Mahmudah, S.Psi., Psikolog dan Pak Dandi Birdy, S.Psi. Workshop Forgiveness Therapy ini dibawakan oleh 5 orang narasumber, yang tidak hanya menjelaskan konsep dan teori tentang ilmu memaafkan ini namun juga membersamai dengan praktek secara langsung, langkah-langkah kecil yang dilakukan untuk bisa sampai pada keputusan memaafkan. Apakah benar waktu akan menyembuhkan luka? Berapa lama waktu yang dibutuhkan idealnya untuk menyembuhkan suatu luka? Selama ini kalimat " Time will heal." itu seakan jawaban. Namun ternyata kalimat itu belum lengkap, "Time will heal or kill." Memaafkanlah yang akan menyembuhkan luka. Tidak ada hubungannya dengan waktu. Dibutuhkan keputusan sadar untuk memaafkan. " Forgiveness is a choice", dalam bukunya Robert D. Enright mengatakan ada 4 tahapan...
Aku benar benar dipusingkan ketika tahun ajaran baru ini sekolah anakku yang masih SD ini mewajibkan untuk membawa gadget ke sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar. Jadi untuk yang kelas besar, gadget wajib dibawa karena pada saat belajar di sekolahnya wajib masuk website e-learningnya, mengerjakan tugasnya disana langsung dan diupload bahkan materi juga diupload disana untuk bisa dipelajari saat akan mau ulangan harian/penilaian tengah semester (PTS)/penilaian akhir semester (PAS) serta ujiannya pun via gadget bukan dengan kertas seperti zamanku dulu... Wew... Aku paham sih semua ini supaya anak-anak zaman sekarang terliterasi dengan baik sesuai zamannya apalagi di zaman internet seperti ini. Internet positif internet sehat harus digalakkan. Lain halnya dengan adiknya yang masih kelas kecil membawa gadget ke sekolah tidak wajib, karena hanya menggunakan google class dan tidak untuk upload tugas/mengerjakan tugas hanya untuk supaya orang tuanya dapat memantau sampai...