Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Memaafkan atau Waktu yang akan Menyembuhkan Luka?

Itulah pertanyaanku ke narasumber ketika mengikuti Workshop Forgiveness Therapy yang diadakan oleh Dandiah Care, dengan foundernya adalah pasangan suami istri dari Ibu Diah Mahmudah, S.Psi., Psikolog dan Pak Dandi Birdy, S.Psi. Workshop Forgiveness Therapy ini dibawakan oleh 5 orang narasumber, yang tidak hanya menjelaskan konsep dan teori tentang ilmu memaafkan ini namun juga membersamai dengan praktek secara langsung, langkah-langkah kecil yang dilakukan untuk bisa sampai pada keputusan memaafkan. Apakah benar waktu akan menyembuhkan luka? Berapa lama waktu yang dibutuhkan idealnya untuk menyembuhkan suatu luka? Selama ini kalimat " Time will heal." itu seakan jawaban. Namun ternyata kalimat itu belum lengkap, "Time will heal or kill."  Memaafkanlah yang akan menyembuhkan luka. Tidak ada hubungannya dengan waktu. Dibutuhkan keputusan sadar untuk memaafkan.  " Forgiveness is a choice", dalam bukunya   Robert D. Enright mengatakan ada 4 tahapan...

Perawatan Wajah di ZAP Clinic saat Pandemi

ZAP Clinic Review Aku sudah lama sekali tidak perawatan wajah selama pandemi, baik itu ke salon atau ke klinik. Aku membayangkan harus membuka masker saja, sudah membuatku urung untuk melakukan perawatan wajah di luar rumah.  Namun ada saatnya perawatan wajah tidak dapat dilakukan di rumah saja.  Ini pertama kalinya aku mencoba di ZAP Clinic. Letaknya yang dekat dengan food court di lantai 2 Grand Galaxy Park ini, sangat strategis sehingga membuatku sudah sering sebenarnya melewatinya, namun belum kesampaian untuk mencobanya sebelumnya.  ZAP Clinic Grand Galaxy Park  Akhirnya walau masih pandemi aku memberanikan diri untuk treatment wajahku di ZAP Clinic Grand Galaxy Park (GGP) Bekasi. Mall yang tidak begitu ramai dan juga protokol kesehatan di ZAP Clinic yang sangat terjaga. Kebayang gak, pakai masker tapi ditreatment wajahnya, bisa loh ternyata. ZAP Clinic Ruang Treatment Tips dan Alur Perawatan di ZAP CLinic Booking Jadwal Sebaiknya kamu booking dulu nih, Jangan l...

Kekasih Semusim, Kisah Cinta Beda Usia Yang Tak Biasa

Kesan Pertama Novel Kekasih Semusim Ketika kulihat cover novel "Kekasih Semusim", ada seorang pria, seorang wanita dewasa dan seorang perempuan  yang akan beranjak dewasa yang saling membelakangi. Hmm, langsung kuberpikir ini pasti bercerita tentang kisah cinta segitiga. Lalu kata "Semusim", aku menebak bahwa kisah cintanya ini pastinya masih berumur jagung atau yang 1 musim saja yang berarti 6 bulan. Kubalik covernya dan kubaca blurbnya. Kubaca ada Kanaya yang sepertinya adalah seorang perempuan yang akan beranjak dewasa tergambar di cover tersebut. Ada juga Nina yang ternyata ibu Kanaya. Potretnya di cover tergambar sebagai seorang wanita dewasa dan Reno yang pastinya si pria menarik dan matang pada cover buku "Kekasih Semusim" ini.  Judul: Kekasih Semusim Penulis: Dini Fitria Penyunting: Jia Effendi  Jumlah Halaman: 412 Penertbit: PT Falcon Cetakan Pertama, April 2021 ISBN: 978-602-6714-63-3 Masih di blurbnya kubaca, bahwa kisah berlatar indahnya kota P...

Bayar Cashless QRIS Saja, Bisa untuk Semua Aplikasi

Pernah nggak sih, kamu keluar rumah, terus nggak sadar kalau kamu nggak bawa dompet?  Lalu di tengah udara panas yang menusuk kulitmu, kamu mampir ke toko kecil untuk membeli minuman dingin. Eh, pas mau bayar baru sadar cuma bawa HP. Aku pernah tuh seperti itu. Aduh bagaimana ini, antrean di kasir udah panjang, tadi udah antre lama, minuman kemasan favorit udah di tangan dan dahaga di kerongkongan sudah tak tertahankan.  Masa nggak jadi beli, sih? Lima belas menit terbuang sia-sia saja kalau begitu.   Aha! Aku melihat logo QRIS di meja kasir. Kodenya seperti ini, nih. Contoh QRIS Logo Seketika masalahku terselesaikan. Aku bisa membayar belanjaanku dengan cashless . Nggak jadi deh mau minum di rumah saja, pulang ke rumah kan jauh.  Mana terik sekali ini mataharinya. Bisa-bisa kalau aku tidak minum sekarang, pingsan aku di tengah jalan. Aduh kok bisa lupa sih tadi bawa dompet, untungnya masih bawa ponsel dan baterainya penuh serta kuota masih aman. Aku buru-buru c...

5 Kebiasaan Menyenangkan Saat Ramadhan di Masa Pandemi

Ramadan telah tiba. Tak terasa kita sudah akan memasuki 10 hari terakhir Ramadan ini. Kebiasaanmu di bulan Ramadan kali ini apakah masih sama atau berbeda dengan Ramadan-Ramadan sebelumnya? Apakah ada perbedaan signifikan Ramadan di tahun kedua pandemi ini dibandingkan dengan Ramadhanmu di tahun-tahun sebelumnya ketika tidak ada pandemi Covid-19 ini? Puasa saat pandemi sudah memasuki tahun kedua. Sedikit banyak merubah kebiasaan dan rutinitasku saat berpuasa.  Bukan hanya sekedar protokol kesehatan saja yang berubah namun ada beberapa hal lainnya.  5 Kebiasaan Menyenangkan saat Ramadhan Selama Pandemi: Ngabuburit Mencari Takjil Di masa pandemi ini, aku benar-benar menjaga jarak dan meminimalisir pertemuan dengan teman-teman.  Jika dulu aku terbiasa ngabuburit di luar rumah, berjalan-jalan di mall sambil berbelanja memanfaatkan diskon menjelang lebaran.  Ramadhan kali ini aku benar-benar menjauhi Mall. Belanja pun juga aku kurangi karena sejak pandemi jarang di rumah ...