Perempuan itu ketika bekerja dan sudah berkeluarga, terlebih ketika mempunyai anak, akan selalu ditanya, "Bagaimana bagi waktunya antara keluarga dan pekerjaan?" Laki-laki apakah dihadapkan pada pertanyaan yang sama? Oh, tentu tidak. Padahal laki-laki juga banyak yang berkeluarga dan mempunyai anak. Mengapa mereka tidak ditanyakan pertanyaan yang sama? Tanggung jawab mengurus anak dan keluarga terkesan menjadi tanggung jawab tunggal seorang perempuan. Sedangkan laki-laki cukup sampai urusan nafkah keluarga saja, sisanya menjadi urusan perempuan. Benarkah demikian? Mengapa yang terjadi masyarakat kita adalah pandangan yang seperti ini dan diamini oleh seluruh pihak. Perempuan bicara rasa lelah mengurus anak dan rumah itu, terlebih sambil bekerja dianggap biasa. Sudah seharusnya demikian. Ulala, capeknya. Jeritan hati para perempuan tidak didengar, hanya karena dianggap ya memang sudah seharusnya, perempuan urus anak dan rumah. Capek gak sih jadi "kuat". ...
Let your children know that life should be prepared for the future. In also happens in a money term. The money you get now it is not only for now, but also for the future. Some part of it is belongs for the future. That's why we introduce them the concept of saving/investment with the money.
We can buy them a small money place called "celengan", let them feel the experience itself about plug in some money into it. Once it full, we can bring it to the toystore to buy a toy that our children want. Or we can asked them, how they want to spend this amount of money? Is they want to give the money to others that needed or to buy a toy or to buy a present for other family member or to open a store they dreamed of or to buy a ticket of something etc.
This kind of action (saving/investment) just simply want to teach our children, not to become a spoiled children when they got something in their wants. Iet them knowthat eir wants can be fullfiled later by saving it first not instantly eventhough their parents is capable enough to fullfil it right away.
Komentar
Posting Komentar