Itulah pertanyaanku ke narasumber ketika mengikuti Workshop Forgiveness Therapy yang diadakan oleh Dandiah Care, dengan foundernya adalah pasangan suami istri dari Ibu Diah Mahmudah, S.Psi., Psikolog dan Pak Dandi Birdy, S.Psi. Workshop Forgiveness Therapy ini dibawakan oleh 5 orang narasumber, yang tidak hanya menjelaskan konsep dan teori tentang ilmu memaafkan ini namun juga membersamai dengan praktek secara langsung, langkah-langkah kecil yang dilakukan untuk bisa sampai pada keputusan memaafkan. Apakah benar waktu akan menyembuhkan luka? Berapa lama waktu yang dibutuhkan idealnya untuk menyembuhkan suatu luka? Selama ini kalimat " Time will heal." itu seakan jawaban. Namun ternyata kalimat itu belum lengkap, "Time will heal or kill." Memaafkanlah yang akan menyembuhkan luka. Tidak ada hubungannya dengan waktu. Dibutuhkan keputusan sadar untuk memaafkan. " Forgiveness is a choice", dalam bukunya Robert D. Enright mengatakan ada 4 tahapan...
Hiduplah untuk hari ini, namun jangan lupa sedia payung untuk hari esok. (sumber:www.pixabay.com) Menyambung posting saya sebelumnya yaitu Sedekah Lalu Investasi/Menabung , bahwa sejatinya dalam pemasukan kita ada hak orang lain dan bagian untuk mempersiapkan masa depan kita selain tentunya untuk dinikmati saat ini. Segera setelah menerima pemasukan bulanan dan sedekah telah kita tunaikan, maka pos selanjutnya adalah investasi atau menabung. Baru sisanya kita cukupkan untuk pos pengeluaran kita sehari-hari. Lalu bagaimana dengan cicilan? Cicilan biasanya sudah dipasang autodebet pada tabungan kita untuk membayar cicilan pokok dan bunga kredit (bagi yang mempunyai kredit rumah/mobil/motor/tanpa agunan dan kredit lainnya). Sehingga begitu kita terima gaji bulanan dapat langsung dipotong untuk membayar cicilan tersebut. Hal yang sama sebenarnya juga dapat kita lakukan untuk menabung atau investasi. Jadi begitu kita terima gaji bulanan, dapat langsung dipoton...