Perempuan itu ketika bekerja dan sudah berkeluarga, terlebih ketika mempunyai anak, akan selalu ditanya, "Bagaimana bagi waktunya antara keluarga dan pekerjaan?" Laki-laki apakah dihadapkan pada pertanyaan yang sama? Oh, tentu tidak. Padahal laki-laki juga banyak yang berkeluarga dan mempunyai anak. Mengapa mereka tidak ditanyakan pertanyaan yang sama? Tanggung jawab mengurus anak dan keluarga terkesan menjadi tanggung jawab tunggal seorang perempuan. Sedangkan laki-laki cukup sampai urusan nafkah keluarga saja, sisanya menjadi urusan perempuan. Benarkah demikian? Mengapa yang terjadi masyarakat kita adalah pandangan yang seperti ini dan diamini oleh seluruh pihak. Perempuan bicara rasa lelah mengurus anak dan rumah itu, terlebih sambil bekerja dianggap biasa. Sudah seharusnya demikian. Ulala, capeknya. Jeritan hati para perempuan tidak didengar, hanya karena dianggap ya memang sudah seharusnya, perempuan urus anak dan rumah. Capek gak sih jadi "kuat". ...
My son's love to be in the nature. Just like me. While her bigger sister will choose going to the mall rather than going back to nature (except:beach).
Almost every morning, after we get up, we will go around to take a morning walk. A lot of trees and animal sorround our neighborhood. Some chipmunks, many birds we can see in the early morning. Some bats also we can see after sunset. My little son love to see the sorrounding. He like to smell the flowers, pick some leaf or woods and used it as a stick to play with. He really like to see the "putri malu" and play with it. He will touch it to see it become smaller. He also like to feed the animal and see it live freely in the wildlife.
Hmmm, I'm still not know yet, how to stimulate his potential in nature. For now I just walking around accompany him for morning walk, going to the zoo, going to the beach/mountain. Is there any idea, how should I digger or stimulate this kind of potential in his early age?
#harike5
#tantangan10hari
#gamelevel7
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional
Komentar
Posting Komentar