Langsung ke konten utama

Memaafkan atau Waktu yang akan Menyembuhkan Luka?

Itulah pertanyaanku ke narasumber ketika mengikuti Workshop Forgiveness Therapy yang diadakan oleh Dandiah Care, dengan foundernya adalah pasangan suami istri dari Ibu Diah Mahmudah, S.Psi., Psikolog dan Pak Dandi Birdy, S.Psi. Workshop Forgiveness Therapy ini dibawakan oleh 5 orang narasumber, yang tidak hanya menjelaskan konsep dan teori tentang ilmu memaafkan ini namun juga membersamai dengan praktek secara langsung, langkah-langkah kecil yang dilakukan untuk bisa sampai pada keputusan memaafkan. Apakah benar waktu akan menyembuhkan luka? Berapa lama waktu yang dibutuhkan idealnya untuk menyembuhkan suatu luka? Selama ini kalimat " Time will heal." itu seakan jawaban. Namun ternyata kalimat itu belum lengkap, "Time will heal or kill."  Memaafkanlah yang akan menyembuhkan luka. Tidak ada hubungannya dengan waktu. Dibutuhkan keputusan sadar untuk memaafkan.  " Forgiveness is a choice", dalam bukunya   Robert D. Enright mengatakan ada 4 tahapan...

Pekerjaan Pertamaku, Pekerjaan Impianku?

Salah satu fase kehidupan yang biasanya dialami oleh orang banyak adalah selesainya tahapan belajar di bangku formal. Bisa itu wisuda setelah kuliah atau tamat SMU. Setelah fase ini, diharapkan para lulusan ini dapat bekerja dan hidup mandiri. Tidak lagi bergantung kepada orang tua atau keluarga. Bahkan mungkin mulai mempersiapkan diri untuk memulai keluarga kecilnya sendiri.

Bagaimana kita bisa mendapatkan pekerjaan idaman kita? Apa saja yang harus dipersiapkan? Teman-teman para lulusan baru yang sedang bersiap mencari pekerjaan pertamanya baiknya membaca tips berikut ini:

1. Pekerjaan pertama jangan asal, nanti menyesal. Jika memang ingin menyalurkan ilmu yang sudah dipelajari di bangku sekolahan, maka lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan. Namun jika itu bukan masalah, melamar pekerjaan yang tidak sesuai juga tidak apa-apa seperti misalnya management trainee, karena biasanya akan ditraining dengan intensif terlebih dahulu.

2. Lamarlah pekerjaan di perusahaan impian. Biasanya setelah lulus maka akan melamar ke banyak perusahaan yang sedang membuka lowongan. Namun jangan lupa untuk tetap melamar ke perusahaan impian walau sedang tidak membuka lowongan. Sehingga sewaktu perusahaan membuka lowongan maka Anda akan dihubungi.

3. Buatlah CV dan surat lamaran yang menarik, simpel dan memunculkan kekuatan serta minat Anda untuk bergabung dengan perusahaan yang Anda lamar. Jadi sebisa mungkin CV dan surat lamarannya jangan template yang sama ya untuk ke berbagai perusahaan. Jika dapat memberikan kesan bahwa visi misi pribadi seirama dengan visi misi perusahaan maka akan menjadi nilai plus.

4. Jangan remehkan syarat administrasi. Pastikan semuanya terpenuhi dengan baik sesuai yang diminta serta mengirimkannya jangan mendekati dateline.

5. Persiapkan diri secara maksimal pada tahapan-tahapan test yang biasanya dimulai dengan test tertulis (biasanya psikotes dan materi sesuai background pendidikan) lalu ada group discussion (usahakan kita tidak diam saja namun juga tidak menyerang yang lain saat diskusi) dan ada wawancara (kuasai betul sejarah perusahaan, visi, misi dan tanggung jawab pekerjaan yang sedang dilamar).

6. Jika anda diterima pada beberapa perusahaan pada waktu yang relatif bersamaan, maka pilihlah yang Anda merasa nyaman dengan calon atasan langsung Anda. Hal ini akan terlihat dan terasa saat wawancara dengan pihak user (bukan pihak SDM ya). Karena calon bos Andalah yang akan memegang kunci keberhasilan Anda berkarya pada pekerjaan pertama Anda di perusahaan tersebut.

Masih bingung bagaimana menggapai pekerjaan impian selepas lulus kuliah? Kamu pasti bisa dan layak mendapatkan pekerjaan impian kamu. Ingat jangan asal dapat pekerjaan ya untuk pekerjaan pertamamu. Namun juga realistis, jika memang belum dapat bergabung dengan perusahaan impian pada kali pertama mencoba. Tetap semangat.

Komentar

Posting Komentar